Gelaran Piala AFF dipastikan akan mengalami perubahan. Selain adanya penambahan peserta, turnamen dua tahunan ini juga akan menggunakan format baru. Hal ini disampaikan Federasi sepak bola Asean, AFF.

“Kami belum melihat rincian lengkap dari format baru. Tapi, yang pasti format baru ini akan lebih lama durasinya dengan format kandang-tandang. Tapi, hal itu pasti akan membantu tim peserta mendapatkan lebih banyak pemasukan lewat tiket masuk,” kata Sekjen AFF, Datuk Hamidin Mohd Amin dilansir dari The Star.

“Sebelumnya, hanya dua negara yang jadi tuan rumah di babak penyisihan grup. Piala AFF digemari banyak orang dan saya yakin fans akan mendukung pertandingan-pertandingan kami,” kata Hamidin.

Dengan begitu, Piala AFF yang sebelumnya diikuti delapan tim, akan ditambah menjadi 10 peserta. Nantinya, 10 peserta tersebut dibagi ke dalam dua grup.

Setiap tim akan menjalani dua laga kandang dan dua partai tandang. Dua peringkat teratas akan melaju ke babak semifinal, yang juga digelar dengan sistem kandang-tandang, begitu pula laga final.

Kebijakan baru ini akan diterapkan mulai gelaran Piala AFF 2018 mendatang. Dan perubahan format ini sejatinya bukan kali pertama dilakukan di Piala AFF.

Sejak digulirkan pada 1996 silam, Piala AFF telah mengalami beberapa perubahan dalam penyelenggaraannya. Pada tiga edisi awal, 1996, 1998, dan 2000, Piala AFF hanya digelar di satu negara.

Mulai 2002, penyisihan grup di putaran final digelar di dua negara sebagai tuan rumah. Bersamaan itu pula, partai final dimainkan dengan format kandang dan tandang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY