Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan kembali menjadi kandang tim nasional tahun depan.Stadion yang kini tengah direnovasi untuk persiapan Asian Games 2018 (Agustus-September) tersebut akan dipergunakan untuk arena penyelenggaraan Piala Asia U-19 pada 18 Oktober-4 November 2018.

Meskipun demikian, PSSI mengisyaratkan tidak semua pertandingan bakal dimainkan di SUGBK.

Mengingat tanggal perhelatan bentrok dengan penyelenggaraan multiajang Asian Paragames (8-16 Oktober 2018), PSSI berencana menjadikan SUGBK hanya untuk partai final.

“Tanggalnya memang ber-irisan dengan Asian Paragames untuk penggunaan stadionnya. Tetapi untuk final, ada kemungkinan kita bisa pakai GBK,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria selepas bertemu dengan perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, kemarin.

Total, PSSI menyiapkan lima stadion untuk penyelenggaraan turnamen itu. Selain SUGBK, penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Stadion Patriot Kota Bekasi, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, dan Stadion Pakansari Kabupaten Bogor juga akan dimaksimalkan.

“Kalau dari segi kebutuhan, memang hanya butuh dua (stadion) seperti penyelenggaraan sebelumnya, tapi kami siapkan lima stadion,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Penunjukan stadion itu merupakan langkah PSSI dalam merespons surat resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Asia U-19.

Dengan peresmian itu, skuat besutan Indra Sjafri akan otomatis berlaga di putaran final turnamen itu meski tetap menjalani fase kualifikasi Grup F bersama Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

‘Untuk Piala Asia U-19 2018 diputuskan Indonesia yang dipilih menjadi tuan rumah. AFC yakin status tuan rumah Piala Asia U-19 2018 akan mempercepat pemulihan dan pengembangan sepak bola Indonesia setelah dibekukan FIFA’, tulis rilis dari AFC.

Selain mengutarakan soal timnas U-19, dalam pertemuan dengan Kemenpora yang diwa-kili Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, PSSI juga menjelaskan evaluasi kegagalan timnas U-16 di Piala AFF U-15 dan timnas U-22 di kualifikasi Piala Asia U-23. (Media Indonesia)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY