Gelandang tim nasional (timnas Indonesia), Stefano Lilipaly, menilai ada dua faktor kegagalan timnya mengalahkan Filipina pada partai kedua Grup A Piala AFF 2016 di Philippine Sports Stadium, Selasa (22/11/2016).Laga ini berakhir dengan skor 2-2. Indonesia unggul dua kali berkat gol Fachruddin Aryanto pada menit ke-7 dan Boaz pada menit ke-68. Adapun Filipina membalas lewat Misagh Bahadoran pada menit ke-31 dan Phil Younghusband pada menit ke-82.

Dari laga ini, Lilipaly menyoroti penghamburan peluang timnya. Dicatat AFF, pasukan Alfred Riedl melepaskan sepuluh tembakan tepat sasaran dari 14 usaha

“Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Ada banyak peluang terbuang. Sebaliknya, mereka mencetak gol dari tendangan bebas, terlihat sangat mudah,” tutur Lilipaly sebelum memasuki bus tim.

Untuk faktor kedua, Lilipaly menunjuk peran Roland Richard di bawah mistar Filipina. Tercatat ada delapan penyelamatan dilakukan pemilik nomor kostum 15 itu.

“Dia sangat bagus karena melakukan banyak penyelamatan. Jadi, kami sedikit kurang beruntung,” ucap Lilipaly.

Akibat hasil ini, Indonesia tertahan di posisi buncit dengan koleksi dua poin dari dua laga. Di atasnya, ada Singapura yang unggul selisih gol.

Adapun Filipina bertengger di peringkat kedua berkat raupan dua poin atau terpaut empat angka dari Thailand, yang sudah memastikan tempat ke semifinal.

Artinya, untuk lolos ke babak selanjutnya, Indonesia wajib memenangi partai terakhir kontra Singapura sambil berharap Filipina gagal mengalahkan Thailand, Jumat (25/11/2016). (Kompas)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY