Tim nasional U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Brazil dengan skor 0-1 dalam pertandingan Grup C Toulon Tournament 2017 di Stade d’Honneur Marcel Roustan, Rabu (31/5/2017).

Media Brazil pun punya reaksi hangat terhadap Garuda Muda.
Gol tunggal Brazil ke gawang Indonesia diciptakan oleh Gabriel Novaes pada menit ke-38.
Canarinho, julukan timnas Brazil junior, sebenarnya ditargetkan menang lebih mudah.

Maklum, mereka sudah delapan kali juara turnamen junior bergengsi ini. Sementara, kompetisi edisi 2017 ini menjadi debut bagi Tanah Air.

Brazil turun ke kejuaraan U-20 ini bermaterikan pemain generasi 1999, mereka yang kini berumur 17 atau 18 tahun.

Federasi Sepakbola Brasil, CBF, memang menjadikan turnamen ini sebagai platform untuk Kejuaraan Sepakbola Amerika Latin U-20 yang akan bergulir dua tahun lagi.

ESPN Brazil menceritakan bagaimana Canarinho hanya selamat karena timnas boros peluang.

“Kendati menang, hasil ini diraih dengan kesulitan. Pada babak kedua, lawan dari Asia itu mengancam gawang Brazil, tetapi mereka tidak efisien,” ujarnya.

Sementara, SuperEsportes memuji energi yang dipertunjukkan pasukan Indra Sjafri tersebut.

“Brazil menunjukkan intensitas sejak awal, tetapi timnas Indonesia bermain dengan intensitas tinggi,” tulis portal olahraga milik Diarios Associados, media konglomerat terbesar ketiga di Brazil.

Media sama pun mengatakan bahwa Brazil beruntung tak kebobolan saat usaha Witan Sulaeman pada menit ke-56 membentur mistar gawang.

“Babak kedua tak jauh beda. Indonesia berusaha bermain cepat kontra Brasil dan sempat membentur tiang. Namun, itu usaha terbaik tim lawan,” tulis SuperEsportes.

Sementara itu, Diario de Goias menulis bagaimana timnas Brasil memanfaatkan peluang dengan sangat baik dan memuji Merah Putih karena bisa bermain lebih baik pada babak kedua.

“Timnas Brazil menunjukkan superioritas dalam laga ini dan mereka mencetak gol pada fase tepat,” tulis Diario de Goias.

“Pada babak kedua Indonesia bermain lebih baik dan membuat laga lebih berimbang. Namun, pelatih Carlos Amadeu melakukan beberapa pergantian yang mengamankan kemenangan.”

Wajar apabila Garuda Muda mendapat pujian setelah hanya membiarkan lawan mencetak satu gol. Amadeu membentuk timnas Brasil junior yang sangat gahar di depan gawang.

Ia membawa Canarinho menang tujuh kali dan seri dua kali tanpa kalah dari sembilan laga saat menjuarai Kejuaraan Amerika Selatan U-17 pada awal tahun ini. Di final, Brasil bahkan mengalahkan Cile 5-0.

Brazil mencetak 24 gol atau 2,67 gol per laga selama turnamen tadi!
Terlebih lagi, Selecao besutan Amadeu juga terkenal karena soliditas pertahanan. Mereka hanya kebobolan dua kali dari lima laga fase knock-out dalam kejuaraan tersebut.

Setelah ini Indonesia akan menghadapi Ceko di Stadion Parsemain, Fos-Sur-Mer, pada Sabtu (3/6/2017), sementara Brazil akan menguji kekuatan Skotlandia sehari setelahnya. (Tribun Batam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY