Kabar buruk menghampiri Filipina, dua hari jelang laga pembuka Piala AFF 2016, melawan Singapura. Mereka harus mengarungi Piala AFF edisi 11 ini tanpa dua Kabar buruk menghampiri Filipina, dua hari jelang laga pembuka Piala AFF 2016, melawan Singapura. Mereka harus mengarungi Piala AFF edisi 11 ini tanpa dua pemain andalannya.

Adalah Javier Patino dan Daisuke Sato yang harus tersingkir dari skuat Piala AFF 2016. Keduanya ternyata tak dilepas klub masing-masing.

Sejak 2015 lalu, Patino menandatangani kontrak bersama Henan Jianye. Masa kerjanya sebenarnya berakhir di penghujung musim 2016.

Namun, Patino belakangan menyepakati kontrak baru dengan Jianye. Dilansir Sport Inquirer, seorang sumber menyatakan kontrak Patino bisa saja diputus jika berlaga bersama Timnas Filipina dan mengalami cedera.

“Gaji sebulan Patino tak bisa ditutupi dengan hadiah yang diraih dari juara Piala AFF,” kata sumber tersebut.

Hasil Jajak Tak Berpihak kepada Indonesia di Piala AFF 2016
Apa yang dialami Patino juga menimpa Sato. Klubnya, Politehnica Iasi, tak mau melepas Sato.

Kehilangan Sato menjadi bencana besar bagi Filipina. Sebab, Sato adalah salah satu pemain penting di lini belakang The Azkals.

“Mungkin, jika PFF bernegosiasi dengan klub terkait pelepasan saya, kondisi bisa berubah. Hanya saja, semuanya sudah terlambat,” ujar Sato.

Apa yang menimpa Filipina sebenarnya juga dialami oleh Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, tak bisa memanfaatkan tenaga Ferinando Pahabol, yang diproyeksikan untuk menggantikan Irfan Bachdim. Klub Pahabol, Persipura Jayapura, tak mau melepasnya.

Memang, tak ada kewajiban klub melepas pemain ke Timnas di Piala AFF. Meski sudah mendapatkan pengesahan sebagai turnamen level A, Piala AFF belum masuk sebagai event resmi FIFA. (Viva)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY