Persekap Kota Pasuruan boleh berbangga hati. Mereka berhasil menuntaskan dendam atas PSGC Ciamis dengan kemenangan 1-0 pada lanjutan babak 16 besar Grup D ISC B di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan, Sabtu (29/10/2016).Sukses ini tak hanya pelampiasan atas kekalahan putaran pertama ketika Laskar Suropati dihajar PSGC 4-0 di Ciamis lalu. Namun, raihan tiga poin ini mengantar anak asuh Aries Budi Prasetya memimpin klasemen sementara grup ini dengan poin enam.

“Alhamdulillah, anak-anak bisa menang hari ini. Pertandingan ini sangat penting bagi langkah kami ke putaran delapan besar nanti. Meskipun, kami masih juga harus mengalahkan PSIS di kandang pekan depan,” ujar Aries Budi Prasetya.

Gol semata wayang Persekap dicetak kapten tim M. Ali Khumaidi menit 55 lewat sundulan kepalanya. Kendati begitu, manajer sekaligus pelatih Persekap itu menyebut anak didiknya belum mampu mengontrol emosi di permainan.

“Sehingga sering terjadi pelanggaran yang semestinya tak perlu dilakukan. Insiden seperti ini bisa merugikan tim bila lawan mampu memanfaatkan tendangan bebas dari pelanggaran itu,” kata mantan bintang Arema dan Petrokimia Putra itu.

Manajer Tim PSGC Herdiat Sunarya menuding gol Persekap berbau offside. Dia juga menyalahkan asisten wasit 2 yang tak mengangkat bendera ketika ada tiga pemain Persekap berdiri bebas di belakang pemain terakhir PSGC.

“Saya lihat asisten sempat mau mengangkat bendera tanda offside. Tapi keputusan itu dibatalkan karena dia mendapat teror lemparan dari penonton di tribun timur. Soal permainan, saya kira kedua tim telah maksimal. Kami juga punya banyak peluang, tapi kurang beruntung,” tutur Herdiat Sunarya.

Dengan hasil tersebut, Persekap melesat ke posisi pertama klasemen sementara Grup D dengan enam poin. Pertandingan lain di Grup D antara PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru digelar Minggu (30/10/2016) di Stadion Jatidiri, Semarang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY