PSSI akhirnya melakukan langkah cepat setelah mengetahui bahwa tim nasional (timnas) futsal putra Indonesia dipastikan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI) tak ikut serta di SEA Games 2017. Wakil ketua umum PSSI Joko Driyono mengungkapkan pihaknya sudah menerima surat dari FFI terkait hal itu.

Maka itu, langkah penyelamatan dilakukan PSSI dengan mengambil alih pengelolaan timnas futsal putra untuk SEA Games 2017. “PSSI sebenarnya memberi kewenangan kepada FFI untuk manajemen futsal termasuk pengelolaan timnas. Namun untuk kasus ini kami tahu ada keinginan dari Pak Ketum (FFI, Hary Tanoesoedibjo) untuk mundur (dari SEA Games 2017),” ucap Joko.

Lebih lanjut, pria asal Ngawi ini mengungkapkan PSSI akan melakukan pertemuan dengan FFI, Kamis (20/17) nanti. Itu untuk membahas langkah-langkah apa saja yang mesti dilakukan agar tim yang dilatih Vic Hermans itu bisa tetap ikut ajang multievent dua tahunan itu.

“Futsal itu kan menginduk ke PSSI, jadi hal ini adalah tanggung jawabnya PSSI. Setelah kami mendiskusikannya dengan ketum PSSI (Letjend TNI Edy Rahmayadi), beliau bilang pun harus tetap ikut,” jelasnya.

Sementara itu, untuk cabang olahraga futsal, di SEA Games 2017 hanya diikuti lima tim. Selain Indonesia, yang berpartisipasi adalah tuan rumah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Myanmar.

Dengan demikian, format turnamennya sendiri dibuat satu grup, yang mana masing-masing tim akan bertemu satu kali. Tim yang memiliki poin tertinggi dia yang menjadi juara. SEA Games sendiri akan digelar, Agustus nanti. (Goal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY