Arema FC hanya meraih hasil imbang dengan skor 0-0 saat menghadapi Perseru Serui di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu, 10 Juni 2017. Singo Edan gagal tampil dengan karakternya cepat dan keras.Nyaris tidak ada peluang berarti di 45 menit pertama. Baik Arema maupun Perseru tampil loyo di babak pertama. Dibabak kedua tuan rumah tak kunjung menampilkan permainan terbaiknya.

Meski ada sejumlah peluang melalui Dendi Santoso dan Dedik Setiawan Arema gagal mencetak gol. Perseru yang belum pernah meraih kemenangan di laga tandang justru bermain enjoy. Sesekali mereka mengandalkan umpan balik mengancam gawang Arema.

Performa loyo Arema, membuat suporternya melayangkan protes. Aremania menyanyikan lagu sindiran kepada para pemain. Umpatan dan teriakan meminta Aji Santoso dipecat sebagai pelatih pun menggema di Stadion Gajayana.

Di luar stadion ratusan Aremania mengepung pintu keluar stadion menuntut manajemen mengganti Aji. Pemain belakang Arema Junda Irawan sampai meneteskan air mata saat sesi konferensi pers.

“Kita sudah kerja keras kita berusaha untuk meraih kemenangan tapi pertandingan berbicara lain meski kita sudah tampil maksimal,” kata Junda.

Mewakili para pemain, Junda meminta maaf kepada suporter yang terus mendukung tanpa lelah tim Arema. Dia mengakui jika para timnya gagal memberikan hasil maksimal dilaga melawan Perseru.

“Saya mewakili semua pemain. Kita mohon maaf belum bisa memberikan hasil maksimal di pertandingan ini. Mohon maaf kepada Aremania terimakasih atas dukungannya,” ujar Junda. (Viva)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY