Rencana pelatih Arema FC, Aji Santoso, untuk mundur jika gagal menang melawan Bali United (17/6/2017) membuat manajemen melakukan antisipasi. Lewat akun media sosial resmi Arema, sinyal asisten pelatih Joko Susilo yang disiapkan jadi pengganti, muncul.

Kemarin manajemen memberikan ucapan selamat atas lisensi A AFC yang baru saja diterima Joko ‘Gethuk’ Susilo. Lisensi itu merupakan hasil dari kursus yang diikutinya awal tahun ini di Thailand bersama pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman.

“Kami ikut bangga karena coach Joko merupakan produk pelatih Akademi Arema yang akhirnya resmi menerima lisensi A AFC,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Artinya, lisensi kepelatihan yang dimiliki sama dengan Aji Santoso. Tetapi, ketika dikonfirmasi, Gethuk masih malu-malu. Dia mengaku jika belum mengetahui lisensinya sudah turun. “Rasanya masih belum turun. Namun saat ini saya lebih fokus jadi asisten pelatih dulu,” kata pelatih kelahiran Cepu itu.

Selama masuk tim kepelatihan Arema, Getuk sudah tiga kali jadi naik pangkat jadi pelatih kepala. Saat menggantikan Miroslav Janu (2011), Wolfgang Pikal (2012), dan almarhum Suharno (2015). Tetapi, waktu itu statusnya sebagai caretaker karena lisensinya masih belum memenuhi syarat.

Kini dia bisa secara permanen jadi pelatih kepala Arema. Dalam media sosial, cukup banyak yang memberi dukungan kepada Gethuk untuk kembali naik jabatan. Alasannya, Arema punya karakter menyerang ketika dibesutnya.

Perlu diketahui, sebenarnya kabar Gethuk disiapkan sebagai pengganti Aji sudah lama berembus, bahkan sebelum komoetisi Liga 1 bergulir. Indikasinya saat dia mengikuti kursus pelatih di Thailand bersama Djanur.

Waktu itu Djanur punya alasan kuat mengejar lisensi ke Negeri Gajah Putih karena ditunggu Persib Bandung agar memenuhi syarat jadi pelatih kepala. Sedangkan Gethuk jabatannya tetap jadi asisten karena Arema sudah mengenalkan Aji Santoso sebagai pelatih kepala sehingga muncuk alasan Gethuk disiapkan sebagai pengganti jika Aji gagal. (Bola.com)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY