Bali United tampaknya mengurungkan niatnya untuk merekrut mantan penyerang Manchester United, Robin van Persie sebagai marquee player. Pasalnya, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu tidak sanggup untuk menebus nilai kontrak Van Persie. Hal itu diungkapkan oleh presiden klub, Pieter Tanuri.Menurut Pieter, kendati harganya telah diturunkan oleh pihak agen yang sebelumnya €5,5 juta diturunkan menjadi €2 juta. Namun angka itu masih terlalu tinggi bagi Bali United.

“Saya ditawarkan mantan penyerang Manchester United, Van Persie oleh seorang agen. Tapi harganya sekitar 5,5 juta euro, atau sekitar Rp78 miliar. Walau diturunkan, tetap saja masih terlalu tinggi harganya, maka itu tidak kami lanjutkan,” Ungkap Pieter, dilansir dari Goal.com.

Sementara itu, striker Bali United, Irfan Bachdim tidak terlalu antusias dengan adanya marquee player. Menurutnya, kekuatan skuad Bali United saat ini sudah cukup untuk bersaing dengan kontestan lainnya di Liga 1.

“Tidak perlu, Bali United tim bagus, jadi tidak perlu ada marquee player,” ungkap pemain yang pernah memperkuat Persema itu.

Meski demikian, Bachdim tidak menampik dan menyambut dengan tangan terbuka bila manajemen mendatangkan pemain berstatus marquee player. Pemain berdarah Indonesia-Belanda itupun siap bekerjasama dengan pemain tersebut.

“Kalau ada, dia harus lebih baik dan diatas pemain Bali United. Saya siap bekerjasama untuk Bali United,” tukas Bachdim.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY