Sepak bola Indonesia kembali berduka menyusul tewasnya seorang suporter Persita Tangerang, Laskar Benteng Viola bernama Ferdian Rifki dalam bentrokan suporter pada Sabtu (25/3) malam di wilayah Kota Tangerang.Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula ketika sekitar 50 suporter Laksar Benteng Viola dalam perjalanan pulang usai menyaksikan Persita bertanding melawan Sukadiri di Lapangan Sukadiri, Mauk, Tangerang.

Ditengah perjalanan rombongan tersebut dihadang oleh warga saat melintas di jalan Hasyim Ashari, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Bentrokan pun pecah hingga mengakibatkan Ferdian menderita luka tusukan di bagian dada, hingga akhirnya meninggal dunia. Ferdian, remaja berusia 15 tahun ini sempat dilarikan ke rumah sakit Husada Insani namun nyawanya tak tertolong.

Saat ini penyebab dan pelaku bentrokan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan sebanyak 11 orang saksi tengah menjalani proses pemeriksaan di Polres Metro Tangerang.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi terkait kasus ini. Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang, AKBP Arlon Sitinjak.

Sementara itu General Menajer Persita, Eka Wibayu mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.

“Kami menyesalkan atas peristiwa bentrokan yang memakan korban jiwa ini. Saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya Rifki yang merupakan anggota Laskar Benteng Viola,” kata Eka dalam rilisnya.

“Kita percayakan proses ini kepada polisi, kita doakan agar polisi bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku agar bisa dihukum sesuai dengan perbuatannya,” tandasnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY