Borneo FC memutuskan memecat pelatih Dragan Djukanovic sejak Kamis (13/7/2017).

“Benar, keputusan itu berlaku per hari ini, jadi tim bakal dipegang caretaker dulu. Dan kami tunjuk Ricky Nelson mengisi posisi tersebut. Dia juga sudah sepakat,” kata Syadli Awad selaku Direktur Utama PT Nahusam Pratama Indonesia, selaku perusahaan yang membawahi Borneo FC.

“Kami ucapkan banyak terimakasih untuk coach Dragan. Kami harap dia sukses kedepannya, dimana pun dia berada. Kami bangga pernah bekerjasama dengan dia,” tuturnya menambahkan.

Kinerja Dragan sebetulnya tidak terlalu buruk. Pelatih asal Montenegro tersebut sukses meraih kemenangan dalam enam laga kandang.

Hanya, Borneo selalu kesulitan meraih kemenangan bila tampil di laga tandang. Buktinya adalah tim berjulukan Pesut Etam tersebut hanya mengoleksi dua poin dari delapan laga tandang.

Sebagai gantinya, Borneo mengangkat Ricky Nelson yang berlisensi AFC A.

“Keputusan ini sudah resmi dari tadi malam dan sejak lawan Persija Jakarta nanti, Ricky Nelson yang dipercaya untuk dampingi tim,” pungkas Syadli Awad.

Ricky Nelson sebenarnya bukan orang asing di Borneo FC. Pada awal musim lalu, saat ditunjuk membesut Borneo FC II, ia mampu menembus partai final Piala Presiden 2017.

Sayang, pada laga puncak Pesut Etam tumbang dari Arema FC. Dengan naiknya Ricky Nelson ke tim senior, posisinya sebelumnya sebagai pelatih Borneo FC U-19 pun diserahkan kepada asistennya, Basri Badrusalam.

Ricky akan menandai debutnya sebagai pelatih Borneo saat tim bertandang ke markas Persija Jakarta pada Minggu (16/7/2017). (Kompas)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY