Manajer Persib Umuh Muchtar akan segera membuat keputusan tegas terhadap penyerang asal Inggris Carlton Cole. Umuh mengisyaratkan sudah tak akan lagi memberikan kesempatan kepada mantan penyerang West Ham United itu untuk tampil.

Kekecewaan Umuh dilatarbelakangi kondisi fisik Carlton Cole yang tidak kunjung membaik. Sejak pertama kali direkrut Persib, Cole masih berkutat dengan buruknya kebugaran.

“Meski tidak memantau langsung, saya selalu menanyakan kondisi dia (Cole) kepada Djadjang (pelatih) dan pelatih fisik. Kondisi fisiknya memang bermasalah, tidak ada kemajuan. Bagaimana mau diberi kesempatan coba, berlari saja dia seperti itu. Ketika dimainkan, kita sendiri yang malah repot karena jadinya seperti bermain dengan 10 orang,” kata Umuh melalui telefon, Senin 22 Mei 2017.

Sesumbar Carlton Cole untuk bisa memulihkan kondisi fisik dalam dua pekan dan menyebut angka 20 gol sebagai target nyatanya cuma omong kosong. Wajar jika kemudian dia lebih banyak menghabiskan waktu untuk menghangatkan bangku cadangan. Dalam dua pertandingan terakhir, Cole bahkan tak pernah diberi kesempatan bermain.

Keputusan ini didasari performa buruk Cole sebelumnya. Tiga kali dimainkan, seperti tak ada sisa-sisa pesona pemain 33 tahun itu sebagai bekas pemain kelas dunia. Wajar jika Umuh mengisyaratkan tak akan lagi memberikan kesempatan bermain, bahkan bakal segera mendepak penyerang jangkung itu pada putaran kedua kompetisi Liga 1 2017.

“Kemungkinan besar ya cukup setengah kompetisi saja. Pada putaran kedua kita harus cari striker asing yang lebih baik, lebih haus gol agar bisa memperbaiki lini serang dan yang terpenting membantu tim menang,” tutur Umuh.

Sebelum di Persib, Cole adalah penyerang berpaspor ganda Inggris dan Nigeria dan kenyang pengalaman karena sudah berkarier selama 15 tahun di Liga Premier Inggris. Ia adalah penyerang murni produk asli akademi Chelsea. Pemain berusia 33 tahun itu pernah berstatus pemain Chelsea selama 2001-2006. Tapi dibandingkan berseragam biru The Blues, dalam kurun waktu tersebut Cole lebih kenyang beraksi sebagai pemain pinjaman di Wolverhampton Wanderers, Charlton Athletic, dan Aston Villa lantaran tak mampu bersaing dengan Didier Drogba dalam perebutan posisi penyerang utama di Chelsea.

Striker berpostur tinggi besar itu lantas menyeberang ke West Ham United. Di klub London inilah Cole menemukan puncak performanya dengan mencetak 55 gol dari 258 penampilan (2006-2015). Dia juga sempat dipanggil memperkuat timnas Inggris dan tampil dalam 7 laga meski tak pernah bikin gol. (Pikiran rakyat)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY