Gagal memetik poin penuh atas Persib Bandung pada pekan ke-25 Torabika Soccer Champioship (TSC), Sabtu (29/10) masih membekas pada PSM Makassar.

Apalagi, mereka sempat unggul 2-1 sebelum Kim Jefrey Kurniawan, gelandang Maung Bandung menyamakan kedudukan pada menit 92. Hasil itu menjadi pukulan bagi Juku Eja karena mereka sempat bermain konsisten, yakni tak terkalahkan dalam 10 pertandingan secara beruntun.

Munafri Arifuddin, CEO PSM mengungkapkan manajemen telah mewajibkan Robert Alberts membawa skuatnya memetik poin penuh pada tiga laga kandang sisa TSC 2016 di Stadion Andi Mattoangin Mattalatta.

Tiga laga itu masing-masing menghadapi Madura United (12/11/2016), Mitra Kukar (27/11/2016), dan Persija Jakarta (10/12/2016).

“Kami telah banyak kehilangan poin bidikan baik di laga kandang maupun tandang. Hasil minor itu membuat manajemen pun merevisi target sesuai realitas yang ada,” ujar Munafri kepada Bola.com, Senin (31/10/2016).

Saat merekrut Robert jadi pelatih kepala, manajemen mematok target tiga besar klasemen akhir TSC 2016. Jelang putaran pertama berakhir, target direvisi jadi lima besar karena raihan poin pada awal kepemimpinan Robert tidak sesuai harapan.

Belakangan manajemen dan Robert sama-sama sepakat menjadikan laga sisa TSC 2016 sebagai ajang seleksi pemain untuk menghadapi liga resmi musim depan. Target lima besar pun hanya jadi harapan.

Kembali pada tiga laga kandang tersisa, Munafri menjelaskan, target menang ini agar skuat PSM semakin termotivasi tampil baik di hadapan suporter.

“Memang tiga lawan kami adalah tim kuat. Tapi, manajemen PSM juga sudah memberikan segalanya buat Robert dan skuatnya. Kami tak ingin suporter kembali kecewa di Stadion AMM,” tegas Munafri.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY