Pelatih Djadjang Nurdjaman yakin manajemen Persib Bandung tak akan menghalangi niatnya mundur dari kursi pelatih Maung Bandung. Sejak mengumumkan mundur pascakekalahan dari Mitra Kukar pada Sabtu (15/7) kemarin, Djadjang mengatakan, belum ada respon negatif dari manajemen Maung Bandung.

“Saya yakin manajemen tak akan tahan saya. Sinyal ke arah itu (mempertahankan tak ada),” kata Djadjang di Bandara Husein Sastranegara, Ahad (16/7).

Djadjang menyebut keputusannya mundur sudah bulat. Ia sudah mempertimbangkan dengan matang. Termasuk pertimbangan dari keluarga yang memang tak merestui Djadjang kembali melatih ketika hendak mundur pada Juni lalu.

Djadjang pernah mengutarakan keinginan mundur pada awal Juni kemarin setelah Maung Bandung kalah dua laga beruntun dari Bali United dan Bhayangkara FC. Saat itu, Djadjang urung mundur karena manajemen tidak memberi izin.

Djadjang merasa sudah tak dapat lagi melanjutkan karirnya sebagai pelatih Pangeran Biru karena merasa gagal mengangkat performa Atep dan kawan-kawan di Liga 1 musim ini. Persib masih duduk di peringkat 12 dengan nilai 20 dari 15 laga.

Djadjang merasa tidak bisa lagi memenuhi ekspektasi tinggi manajemen dan bobotoh. Djadjang menyebut salah satu indikator kegagalannya karena Persib tidak memiliki penyerang mumpuni. Dua penyerang yang ada Sergio Van Dijk dan Carlton Cole tak dapat terlalu diharapkan. Van Dijk kerap cedera dan Cole tak sesuai harapan. (Republika)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY