Ada kejadian yang menarik setelah pertandingan Bhayangkara FC melawan Persib Bandung di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (4/6/2017). 

Terlihat pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, tidak bersama dengan rombongan bus pemain setelah pertandingan. 

Setelah melakukan sesi jumpa pers dengan wartawan selepas pertandingan, pria yang akrab disapa Djanur itu kembali ke ruang ganti pemain. 

Ketika keluar dari ruang ganti pemain, Djanur memisahkan diri dan ditemani pihak kepolisian dan juga seseorang yang mengenakan jaket. 

Djanur kembali ke tempat sesi jumpa pers yang masih tersedia awak media. 

Terlihat dari rawut wajahnya yang sedih karena gagal membawa Persib meraih kemenangan. 

Tim berjuluk Maung Bandung itu ditekuk dengan skor 0-2 dari Bhayangkara FC. 

Tidak ada senyuman yang dikeluarkan oleh Djanur ke awak media. 

Pria berusia 52 tahun itu langsung masuk ke dalam mobil berwarna putih yang sudah tersedia di dekat ruangan pers dan langsung jalan keluar Stadion Patriot.

Sebelumnya Djanur memang sudah mengisyaratkan siap untuk dievaluasi oleh Manajemen Persib atas hasil dua poin dalam empat pertandingan terakhir melawan Semen Padang, Borneo FC, Bali United, dan Bhayangkara FC. 

Ia pun siap untuk dipecat bila memang Manajemen Persib tidak lagi membutuhkan jasanya. 

Suporter Persib, Bobotoh, juga tampak kecewa dengan penampilan tim kesayangannya itu.
Setelah pertandingan, mereka berteriak Persib Butut ke Michael Essien dkk. 

Bahkan sebelumnya, ada sekitar 20 orang oknum Bobotoh yang masuk ke dalam lapangan pada menit ke-82 sambil membawa flare dan mengatakan sesuatu kepada pemain Persib. 

Mereka juga membuat kerusuhan dengan tawuran kepada rekannya yang juga pendukung Persib. (Superball)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY