Seorang pelatih asing yang menjadi arsitek salah satu klub peserta Liga 1 mengatakan hal yang mengejutkan dengan memberikan kritikan pedas terhadap perhelatan sepakbola tanah air. Pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic mengatakan jika Liga 1 layaknya sebuah arena sirkus yang memaksa para pesertanya untuk menjalani sebuah pertandingan dengan jadwal yang sangat ketat.

Dilansir dari online24.com (20/06/2017), Pelatih Borneo FC tersebut menyampaikan kritikannya kepada pihak penyelenggara Liga 1 saat usai pertandingan anak asuhnya melawan PSM Makasar. Pada pertandingan tersebut tim berjuluk Pesut Etam berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 di Stadion Andi Mattalatta Senin kemarin.

Saat menjalani sesi wawancara bertemu dengan awak media, Dragan Djukanovic mengatakan bahwa sangat kesal dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pihak penyelenggara Liga. “Mereka merubah jadwal kami. Kami baru memainkan 4 laga kandang sementara 7 laga tandang. Ini bukan regulasi liga profesional. Saya tidak pernah melihat hal seperti ini. Ini mustahil, ini liga sirkus berantakan,” tegasnya.

“Pemain saya stres berat karena terlalu banyak memainkan laga away. Sebagus-bagusnya saya memotivasi pemain, akan sangat sulit kalau pemain saya sudah mengetahui kondisi akan menjalani laga away,” tambah pelatih asal Montenegro tersebut.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY