Manajemen Persebaya Surabaya langsung mengambil sikap terkait perseteruan antara pelatih Iwan Setiawan dengan suporter pasca pertandingan melawan Martapura FC, Minggu (30/4) sore.

Menurut Presiden Klub Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, setelah berkomunikasi dengan jajaran manajemen dan pelatih, pihaknya memutuskan men-suspend Iwan Setiawan dari kegiatan tim hingga satu pertandingan ke depan.

“Coach sudah minta maaf kepada tim, sudah meminta maaf kepada manajemen atas tindakannya tetapi kita tetap mengambil sikap bahwa kita akan men-suspend coach Iwan untuk pertandingan selanjutnya,” ungkap Azrul, Senin (01/5).

Selain membekukan Iwan dari kegiatan tim, manajemen juga mewajibkan mantan pelatih Pusamania Borneo FC itu untuk membayar denda sebesar Rp100 juta sebagai efek jera bagi sang pelatih.

“Ini menurut saya belum ada tim di Indonesia yang seperti ini, jadi kita akan menjatuhkan denda karena bagaimanapun itu tidak baik untuk tim,” imbuh Azrul.

Azrul juga menegaskan, bahwa sanksi yang diberikan kepada pelatih kelahiran Medan itu bukan karena peformanya dalam melatih. Tetapi justru lebih karena sikapnya yang memberikan contoh kurang baik kepada pemain.

“Kita memberikan sanksi bukan karena peforma tapi karena sikap,” tegas pria yang juga menjabat sebagai CEO Jawa Pos Grup itu.

Dijelaskan Azrul, setelah di-suspend-nya Iwan seluruh kegiatan tim akan dipasrahkan kepada asisten pelatih hingga masa pembekuan berakhir. Ia percaya bahwa asisten pelatih sudah punya pengalaman dalam menangani tim Persebaya Surabaya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY