Setelah sempat tertunda, rencana PSSI untuk menggunakan wasit asing di kompetisi resmi tampaknya bakal direalisasikan musim depan. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Ditemui di kantornya tadi malam, Joko menyatakan sudah memiliki skema dalam penggunaan wasit asing di kompetisi musim depan. Wasit tersebut bakal bertugas di kompetisi kasta tertinggi.

Kemudian, wasit asing akan dipakai jasanya dalam 10 atau 15 persen pertandingan selama satu musim.

Sebagai gambaran, kompetisi kasta tertinggi Indonesia diikuti oleh 18 tim. Dengan demikian, ada 306 pertandingan yang tersaji selama satu musim.

Jadi, sekitar 30 hingga 40 laga bakal dipimpin wasit asing. “Setiap pekan pastinya ada sembilan pertandingan. Satu di antaranya, nanti akan dipimpin wasit asing,” ujar Joko.

Pria asal Ngawi tersebut berharap bisa mendatangkan wasit dari kawasan Eropa. Namun, dia tak menutup kemungkinan menggunakan jasa wasit Asia.

“Harapannya dari Eropa. Tapi, bisa juga pakai wasit Asia. Misalnya menggunakan wasit dari Jepang,” kata Joko.

Penggunaan wasit asing bertujuan untuk meningkatkan kualitas kompetisi resmi. Secara kualitas, Joko menyatakan sebenarnya wasit lokal tak kalah bagus. Hanya saja, terkadang integritasnya sering dipertanyakan oleh sejumlah klub.

“Soal kualitas, sebenarnya sama saja. Tapi, wasit asing ini bisa menjadi contoh dalam hal integritas dalam mengambil keputusan dan lainnya,” jelas Joko.

Kompetisi di Indonesia kemungkinan baru bergulir pada Maret 2017 mendatang. Terkait nama kompetisi, Joko menyatakan bisa saja namanya bukan ISL. “Tergantung sponsor yang masuk nanti,” ujarnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY