Madura United mengaku tidak segan-segan mencoret salah satu pemain asing mereka demi memperbaiki kualitas tim.

Keempat pemain asing yang ada di MU musim ini adalah Peter Odemwingie, Fabiano Beltrame, Dani Milovanovic dan Boubacar Sanogo.

Dari keempat pemain tersebut, hanya ada dua nama yang dipastikan aman, yaitu Odemwingie serta Fabiano Beltrame yang mengemban tugas sebagai kapten tim.

Oleh karenanya hanya tinggal Milovanovic dan Sanogo saja yang akan terancam dicoret agar bisa mencari satu pemain baru yang mampu menjadi tandem Odemwingie di lini depan.

Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi andai Asep Berlian dan Slamet Nurcahyo absen bermain maka akan ada pemain lainnya yang bisa tampil.

“Masukan dari pelatih, tim ini membutuhan gelandang asing. Ini jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan Slamet dan Asep, karena pasti akan menyulitkan tim, dan ini berkaca dari dua laga tanpa mereka,” kata Haruna Soemitro, manajer Madura United, seperti dikutip dari Tribun.

“Soal siapa yang akan dicoret, paling tidak pada pertengahan Juli akan ada keputusan siapa pemain tersebut. Sebab dengan melihat penampilan Odemwinge yang moncer, kami tidak dapat menunda-nunda lagi untuk mencari tenaga asing yang betul-betul berkontribusi besar bagi tim.”

Di antara Sanogo dan Dane, diyakini nama Sanogo-lah yang akan dicoret oleh manajemen Madura United.

Hal tersebut disebabkan Dane lebih sering dimainkan dan kerap membuat umpan yang mampu mengecoh lawan.

Sedangkan Boubacar Sanogo jarang dimainkan karena kesulitan beradaptasi dengan permainan cepat Madura.

Mantan striker tim nasional Pantai Gading itu lebih sering turun sebagai pemain pengganti, meski ia mempunyai pengalaman bermain di Eropa bersama FC Kaiserslautern, Hamburg SV, Werder Bermen dan klub Liga Perancis Saint-Etienne.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY