Sebuah wanti-wanti dilontarkan Achsanul Qosasi terkait melorotnya peringkat Madura United di klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Presiden klub Madura United ini berharap suporter dan penyokong klub tak risau dengan hal tersebut.

“Sepakbola harus ditempatkan pada tempatnya sehingga keindahannya tidak hilang,” ujar AQ, sapaan karib Achsanul Qosasi.

“Sihir sepakbola tetap bertahan di hati yang lapang,” sambungnya.

Menurut AQ, masih ada peluang bagi Madura meraih tampuk singgasananya lagi. Bahkan, mereka masih berpeluang untuk menjadi juara di akhir musim ini. Langkah awalnya, menurut Wakil Ketua BPK ini, adalah dengan bangkit pada laga kontra Gresik United.

“Mari kita nikmati dengan adrenalin yang tinggi. Jika Tuhan menakdirkan Madura Juara, pasti ada jalan. Tugas kita ikhtiar dan berdoa,” tuturnya.

Sebelumnya, Madura United harus lengser dari puncak klasemen sementara ISC A 2016. Hal ini menyusul kekalahan mereka di kandang Mitra Kukar, dan kemenangan dua saingan Madura United, Arema Cronus dan Persipura Jayapura.

Meski tergeser ke posisi tiga, peluang Madura United untuk kembali ke puncak masih sangat besar. Pasalnya, saat ini ketiga tim tersebut sama-sama meraih 49 poin dalam 26 pertandingan. Madura United hanya kalah dalam selisih gol memasukkan dan kemasukan dari dua rivalnya ini.

Sementara itu, Madura United sendiri mendapat jatah libur dua hari usai laga terakhir mereka, kontra Mitra Kukar. Mereka baru akan kembali berlatih pada Senin, 31 Oktober besok.

“Kami minta pemain memanfaatkan libur selama dua hari ini untuk bertemu keluarganya masing-masing. Itu penting agar mereka memiliki semangat baru melalui doa istri dan keluarganya,” ujar pelatih Madura United, Gomes de Oliveira.

“Selama lebih sebulan ini, pemain jarang bertemu keluarganya. Kami harapkan, pada latihan Senin besok mereka sudah fresh dan memiliki semangat baru untuk menjalani sisa delapan pertandingan,” ia menandaskan. (bolanet)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY