Hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang baru saja diumumkan (Kamis, 25/5) membuat tim kebanggaan urang awak kecewa. Pasalnya, salah satu keputusan dari sidang tersebut yakni hukuman kepada bomber andalan Semen Padang FC, Marcel Sacramento berupa larangan bermain selama enam laga ditambah denda Rp.20 juta.Manager Semen Padang FC, Win Bernadino, dikonfirmasi Covesia.com, Jumat (26/5/2017) menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

“Walaupun saya belum berkoordinasi dengan Direksi, tapi hukuman enam kali skorsing tidak masuk akal juga rasanya. Terkait dengan uangnya tidak masalah, tapi kehilangan enam kali ini sepertinya perlu dipertanyakan juga,” ujarnya.

Sanksi itu dijatuhkan PSSI karena Marcel dinilai melakukan protes berlebihan terhadap wasit dalam laga melawan Bhayangkara FC, Sabtu (20/5) lalu.

Kehilangan Marcel dalam enam laga akan membuat langkah Kabau Sirah semakin berat, karena Marcel memang andalan Semen Padang FC dilini depan.

Ketidakhadiran Marcel akan sangat merugikan tim asuhan Nil Maizar itu, apalagi saat ini SPFC berada di posisi ke 14 klasemen.

“Kita akan banding mengenai pertandingan kemarin itu, kita pun sudah kirim surat untuk klarifikasi dan menceritakan kronologisnya karena hal tersebut merupakan akibat dari rentetan buruknya kinerja wasit,” jelasnya.

Menurutnya, PSSI harusnya sudah mulai khawatir, karena tidak hanya klub Liga 1 saja yang banyak protes mengenai kinerja wasit, klub Liga 2 juga demikian.

Dia mengatakan, sejauh ini sudah 18 wasit dan asisten wasit diistirahatkan.

“Harusnya ini menjadi perhatian yg khusus bagi Ketua Umum PSSI dan EXCO,” sambungnya.

Win mengatakan, Marcel kemarin (Kamis, 25/5) sudah dipanggil PSSI untuk dimintai keterangan.

“Dengan dia dihukum kartu merah saja itu sudah telak hukumannya, tambahan sanksi enam laga hal yang sangat kita pertanyakan karena baik Marcel maupun official tidak melakukan reaksi protes apapun lagi selepas kartu merah itu,” katanya.

“Seharusnya ini menjadi pertimbangan sebab dan akibat Komdis. Untuk itu kita ajukan banding,” tutupnya. (Coversia)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY