Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ikut berkomentar soal aksi pemukulan yang dilakukan kapten PS TNI, Abduh Lestaluhu kepada pemain Bhayangkara FC Thiago Furtuoso pada pertandingan pekan ketiga Liga 1. Menpora ingin kasus Abduh ditangani dengan tegas oleh Komite Disiplin PSSI.

Sidang komite disiplin (komdis) PSSI digelar Kamis (4/5/2017) siang hari ini. Selain menentukan sanksi yang layak untuk Abduh, komdis juga akan mendengarkan langsung keterangan striker PSM Makassar Ferdinand Sinaga atas kasus serupa.

Dalam kasus Abduh, Komdis akan memberikan hukuman lantaran memukul kepala pemain Bhayangkara dalam laga 29 April lalu. Tindakan kasar itu dilakukan di masa injury time hingga sang pemain dikartumerahkan wasit.

“Karena Komisi Displin PSSI itu kan sudah punya perangkat-perangkatnya masing-masing, kami serahkan tapi yang jelas pelaku tindakan kekerasan di atas lapangan harus ditindak tegas,” ujar Imam kepada wartawan di Wisma Kemenpora, Rabu (3/5) sore.

Pada kesempatan yang berbeda, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa PSSI dapat memberikan ganjaran yang setimpal untuk Abduh. Sanksi pada gelandang Timnas Indonesia itu akan menimbulkan efek jera pada pemain di Liga 1 lainnya.

“Dalam konteks tidak melulu berlebihan menerapkan sanksi, yang terpenting mengikuti regulasi. Tidak perlu sampai sanksi seumur hidup seperti kemarin Ferdinand, saat ini berani tidak PSSI menerapkan seperti itu,” ujar Gatot. (Liputan 6)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY