Pelatih baru Persiba Balikpapan, Milomir Seslija mulai menerapkan aturan yang sangat ketat demi meningkatkan sikap profesionalitas dan disiplin para pemain.Penerapan aturan ketat bukan kali pertama dilakukan oleh arsitek asal Bosnia tersebut. karena Milo juga pernah menerapkan aturan serupa saat masih melatih Arema FC. Bahkan saat masih bersama tim Singo Edan ia akan memberikan bonus sebesar 1 juta Rupiah bagi siapa saja yang melaporkan pemain Arema yang sedang makan makanan berminyak.

Milo juga mengatakan bahwa aturan ini ia terapkan demi bisa mengangkat performa Persiba yang saat ini terpuruk di posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1.

“Aturan ini saya buat untuk semuanya, tanpa terkecuali. Jadwal akan dibuat untuk mencintai satu sama lain, bukan untuk saling bunuh. Kalau saya tahu ada yang makan nasi goreng, langsung denda 5 juta Rupiah,” kata Milo.

“Di Malang saya memiliki banyak kenalan. Jika ada pemain Persiba yang makan nasi goreng dan ada yang mengirim fotonya ke saya, saya akan langsung denda pemain yang bersangkutan. Pemain juga tidak boleh mengonsumsi minuman bersoda,” lanjutnya.

Selain itu, Milo juga mengatakan bahwa semua pemain dilarang menggunakan handphone sehari jelang pertandingan berlangsung.

“Tidak boleh memakai handphone sebelum pertandingan berlangsung, tidak boleh ada handphone saat makan atau pun saat ke stadion. Setelah pertandingan baru mereka bisa menggunakan handphone. Karena saya ingin setiap pemain memberikan penampilan maksimal di setiap pertandingan,” pungkasnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY