Persija Jakarta kemungkinan besar tidak bisa menjamu Sriwijaya FC di Stadion Patriot, Bekasi. Sebab, pihak kepolisian kemungkinan tidak memberikan izin karena sebelumnya ada oknum-oknum suporter yang membuat onar di stadion tersebut.

Persija pada hari Selasa (13/6/2017) kemarin bermain melawan Perseru Serui. Laga itu awalnya harus dimainkan di Stadion Marora tapi akhirnya dimainkan di Stadion Patriot karena penerangan Stadion Marora tidak memadai untuk menggelar laga di malam hari.

Setelah laga lawan Perseru, Persija dijadwalkan untuk menjamu Sriwijaya di Stadion Patriot. Namun tampaknya laga itu terpaksa harus dialihkan ke Cikarang.

“Ya, kemungkinan besar akan bermain di sana tapi belum pasti, keputusannya besok (Kamis, 15 Juni).” ujar Direktur Utama Persija, Gede Widiade, Rabu (14/6/2017).

Gede menjelaskan, Persija kemungkinan terusir karena di laga lawan Perseru kemarin, ada oknum-oknum suporter yang berbuat onar. Mereka nekat mencoba masuk stadion secara ilegal.

“Kemarin waktu match lawan Perseru ada sekelompok orang yang sengaja ingin masuk dengan bobolan. Mereka itu bukan The Jakmania karena ketika didatangi oleh Bung Ferry [Indrasjarief], mereka tidak kenal dan juga sama Korlap Jakmania ditenangkan malah dilawan,” tutur Gede.

Tidak cuma itu, mereka juga melakukan tindak kekerasan. Akibatnya, sejumlah orang, termasuk dari pihak kepolisian dan media terluka akibat ulah mereka.

“Beberapa polisi mengalami luka bocor di kepalanya, lalu ada masyarakat umum, wartawan, yang terkena bocor di kepalanya. Saya lupa wartawannya siapa yang pasti bocornya sampai tujuh jahitan,” tandas Gede. (Bolanet)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY