Asisten Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengatakan bahwa timnya akan tetap berangkat ke Serui, Kepulauan Yapen, Papua Barat, untuk menghadapi tuan rumah Perseru Serui, Minggu (28/5/2017).

Keputusan itu diambil setelah Manajemen Persija menerima surat dari operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Selasa (23/5/2017).

Sebelumnya Manajemen Persija mengisyaratkan pertandingan melawan Perseru bisa digelar di Jayapura.

Sebab, di Stadion Marora, Serui, penerangan lampu untuk pertandingan di malam hari tidak bagus.

Laga Perseru lawan Persija memang akan digelar pukul 20.30 WIB.
Sebab, pertandingan tersebut sudah memasuki waktu bulan Ramadhan yang dimana sebagian pemain masih melakukan ibadah puasa.

“Kami sudah menerima surat dari LIB dan meminta kami untuk tetap siap bermain di Serui,” kata Ardhi di Lapangan Sutasoma, Halim, Jakarta Timur, Selasa (23/5/2017).

Ardhi menambahkan bahwa LIB juga memberikan syarat kepada pihak Manajamen Perseru agar bisa lebih bersiap untuk pertandingan melawan Persija.

Salah satunya faktor penerangan yang di mana lampu di Stadion Marora harus 300 looks.

Kata Ardhi, jika kualitas lampu kurang dari 300 looks, maka Persija tidak diizinkan untuk bermain sesuai dari surat yang diberikan PT LIB.

Namun, kalau kekuatan lampu pas 300 looks, maka pertandingan tersebut harus digelar.

“Kalau kami sudah sampai sana tapi ternyata kami tidak bisa bertanding ya kami bisa menang Walk Out (WO) atas Perseru,” kata Ardhi.

Persija berencana akan berangkat ke Serui pada Kamis (25/5/2017) malam WIB.

Waktu dua hari ke depan akan dilihat Ardhi untuk menanyakan kabar apakah lampu di Stadion Marora bisa untuk menggelar pertandingan atau tidak.

Sebab, pria yang juga berpangkat Kolonel TNI Angkatan Udara itu tidak mau perjalanan ke Serui sia-sia.

“Masih ada hari untuk mengecek lampu di sana, padahal kita bermain di Jayapura atau di Bali siap saja tapi kan ini udah keputusan dari LIB untuk kita tetap jalan ke Serui,” kata Ardhi. (Superball)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY