PSS Sleman menghadapi misi berat pada laga perdana putaran kedua Grup 2 ISC B 2016. Skuat racikan Seto Nurdiyantoro akan dijamu tim kuat Persepam Madura Utama di Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Minggu (30/10/2016).

Selain tim lawan yang terkenal jago kandang, tim Super Elang Jawa juga hanya membawa skuat minimalis, 16 pemain, ke Pulau Garam.

“Kami akan tampil maksimal untuk membawa poin dari lawatan ini meski hanya dengan sedikit pemain. Pemain termotivasi guna menjaga persaingan lolos ke babak 8 besar,” kata Seto kepada Bola.com, Jumat (28/10/2016).

Lini belakang masih jadi titik keropos PSS Sleman. Beberapa bek belum sepenuhnya pulih dari cedera seperti Rama Yoga, Deny Rumba, Bagas Adi Nugraha, dan Waluyo.

Sementara stoper Eko Pujianto masih menjalani hukuman kartu merah. Seto tinggal memiliki eks bek Timnas U-23, M Saifudin, dan Muhammad Rudi sebagai bek sentral.

Problem juga membelit di sektor tengah. Mantan gelandang Bhayangkara FC, Aulia Ardhi, tidak diboyong ke Pamekasan akibat bekapan cedera. Aulia bahkan harus berlatih terpisah selama beberapa hari untuk penyembuhan cedera. Seto enggan memaksa membawa pemain cedera agar tak semakin parah.

“Ini jadi tantangan kami karena kembali tidak bisa bermain full team,” ujar pelatih yang eks striker Timnas Indonesia tersebut.

Seto menambahkan tim telah mempelajari pola permainan Persepam melalui rekaman pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Menurutnya, skuat asuhan Jaya Hartono memiliki kelebihan di barisan gelandang yang berani bertarung dan lini sayap yang punya kecepatan tinggi.

“Namun, ada sedikit perubahan strategi atau taktik yang kami lakukan. Termasuk untuk mengantisipasi perubahan strategi mereka,” tegasnya.

PSS Sleman saat ini masih di puncak klasemen grup dengan poin tujuh. Namun, posisi Riski Novriansyah dkk. masih rawan mengingat jarak dari rival yakni, Persita Tangerang (6 poin) dan Persepam (4 poin).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY