Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) berjanji mempermudah proses izin para pemain asing yang punya kualitas teruji agar bisa bermain dan memperkuat timnya di kompetisi Liga 1 musim 2017.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan hal itu menanggapi kedatangan sejumlah pemain asing ke Indonesia jelang bergulirnya kompetisi meski masih terkendala administrasi seperti Internastional Transfer Certificate (ITC).

“Soal pemain asing tentu harus mengikuti aturan yang berlaku. Namun kami tidak akan mempersulit bahkan siap memberi kemudahan dalam urusan administrasi (untuk legalitas pemain),” ungkapnya di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (12/4/2017).

Beberapa pemain asing yang berada di sejumlah klub peserta Liga 1 memang terancam tidak bisa tampil memperkuat tim yang dibelanya pada laga awal dikarenakan administrasi yang belum lengkap termasuk pemain andalan PSM Wiljan Pluim yang terancam gagal tampil di laga perdana karena ITC yang masih bermasalah atau belum keluar.

“Intinya pemain itu punya kualitas dan patut menjadi contoh, maka kita akan permudah. Kami tidak akan mempersulit pemain yang memang ingin membela timnya di kompetisi nanti,” ujar Edy.

Sementara Media Officer PSM Wina Syadwina berharap PT Liga Indonesia Baru ataupun PSSI bisa memberikan kemudahan bagi pemainnya agar bisa tampil pada laga perdana tim Juku Eja menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulsel, 16 April 2017.

Intinya pemain itu punya kualitas dan patut menjadi contoh, maka kita permudah
Menurut dia, pemain asal Belanda itu pada dasarnya sudah memiliki ITC dari klub terakhir yang dibelanya. Manajemen juga terus berupaya untuk mempercepat penguruan ITC dari dua klub Eredivise Belanda yang sempat dibela pemain tersebut yakni Roda JC Kerkrade dan Willem II Tilburg. (Bisnis)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY