Indonesia dipastikan mendapatkan satu tiket play-off Liga Champions Asia, dan dua tiket Piala AFC untuk tahun depan. Akan tetapi untuk bisa melaju ke ajang tersebut klub-klub Tanah Air harus memiliki legalitas, finansial, personel dan administrasi, infrastruktur, serta sporting yang mumpuni.

Untuk itu, federasi sepakbola Indonesia (PSSI) menggelar pertemuan denga PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk membicarakan hal tersebut dan mengevaluasi Liga 1 yang sudah bergulir selama enam pekan. Dari pertemuan tersebut mereka berharap tidak ada klub yang terganjal mengikuti turnamen di tingkat Asia.

“Pembahasan itu juga dimaksudkan untuk menyongsong proses pengajuan lisensi klub Liga 1 ke AFC agar tim yang mewakili Indonesia di kompetisi internasional tidak terganjal persyaratannya,” kata wakil ketua umum PSSI Joko Driyono, dilansir dari Goal.com.

“Secara umum, hasil evaluasinya sangat menggembirakan, meski masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,” imbuhnya.

Sejatinya, klub yang dapat mengikuti kompetisi Asia tersebut adalah juara Liga 1, runner-up, peringkat ketiga, dan keempat, akan tetapi jika klub-klub itu tidak memiliki lisensi yang sesuai dengan kriteria AFC, maka tidak boleh berlaga diajang tersebut.

Sebelumnya dikabarkan bahwa PSSI sudah mulai melakukan proses lisensi klub profesional pada 18 klub Liga 1. PSSI pun menggelar pemberian lisensi klub profesional pada peserta Liga 1. Proses pemberian lisensi tersebut sudah mulai dijalankan oleh PSSI sejak 1 Mei dan akan dilangsungkan hingga 14 Mei.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY