Fans Bali United kembali menyuarakan kekecewaan mereka terhadap hasil yang diraih tim Serdadu Tridatu pada laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (29/10) petang. Seperti diketahui, laga kedua tim berkesudahan imbang 2-2.

Hasil ini membuat Bali United belum lagi merasakan kemenangan dalam enam laga terakhir mereka di Indonesia Soccer Championship (ISC) A. Tak ayal, usai laga suporter Bali United semakin kencang menyuarakan agar pelatih Indra Sjafri dipecat. Aspirasi itu mereka luapkan dalam demonstrasi dadakan di depan pintu utama stadion. “Tidak kalah, seri, kapan menangnya? Coret, coret Indra Sjafri, coret Indra Sjafri sekarang juga,” begitu yel-yel yang disuarakan suporter Bali United.

Desakan suporter itu semakin menggema saat sesi jumpa pers. Bahkan, para suporter itu meminta Indra digantikan oleh mantan pelatih timnas Indonesia sekaligus Persipura Jayapura Jacksen F. Tiago.

Pelatih asal Brasil itu memang terlihat ikut menyaksikan langsung laga Bali United kontra Bhayangkara di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kehadiran Jacksen pun semakin menguatkan rumor mantan pelatih Penang FA itu bakal menggantikan posisi Indra.

Ketika dimintai tanggapannya mengenai tuntutan suporter itu, Indra bersikap diplomatis. “Saya tidak tahu apa yang diinginkan suporter. Tapi, saya akan melakukan apa yang diharapkan oleh manajemen kepada saya,” kata Indra, setelah laga.

Di sisi lain, Indra Sjafri menuturkan skuat asuhannya sudah berusaha maksimal untuk memenangkan laga ini. “Terima kasih kepada semua pemain yang dari menit pertama sampai usai berusaha semaksimal mungkin,” kata Indra.

‎”Mereka tampil cukup baik, tapi ada kesalahan yakni hilangnya konsentrasi. Gol pertama itu terjadi karena tidak fokus. Gol kedua juga sama, tidak fokus mengantisipasi serangan balik lawan,” ulas mantan pelatih timnas Indonesia U-19 itu.

Hal itu diakui penggawa Bali United Hendra Sandi Gunawan. “Kami bermain cukup bagus. Tapi konsentrasi kami di babak awal kurang,” ucap Hendra.

Setelah melakukan jumpa pers, Indra disusul para penggawa Bali United langsung memasuki bus dan meninggalkan stadion dengan diiringi yel-yel dari suporter yang menginginkannya segera hengkang.

Sementara itu, Jacksen yang dikonfirmasi mengenai kehadirannya di stadion, bersikap santai dan enggan menanggapi soal keinginan dari suporter Bali United. Dia hanya mengatakan sedang berlibur di Bali dan hadir ke stadion karena ingin bertemu dengan sahabatnya yaitu pelatih Bhayangkara Ibnu Grahan.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY