Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, berkomentar tentang The Jakmania yang menyalakan flare saat melawan Barito Putera di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).

Pengusaha asal Surabaya itu tidak terlalu kecewa dengan aksi tersebut.

Seperti diketahui, satu flare yang dinyalakan The Jakmania ketika pertandingan masih berlangsung dapat merugikan Persija karena melanggar peraturan.

Terlebih tim berjuluk Macan Kemayoran itu menyewa Stadion Patriot selama satu musim untuk berlaga di Liga 1.

Gede juga sudah berusaha semaksimal mungkin agar Persija bisa bertanding di Stadion Patriot yang lokasinya cukup dekat dengan Jakarta.

Pria berkacamata itu tidak mau dengan aksi tersebut bisa membuat Persija terusir dari Stadion Patriot dan kembali ke Stadion Manahan Solo seperti musim lalu.

“Saya tidak kecewa, tingkah Jakmania itu hanya spontanitas,” ucap Gede selepas pertandingan.

“Tapi harus disadari, satu flare saja dendanya mahal dan kita di sini menyewa, bukan rumah sendiri,” sambungnya.

“Di rumah sendiri saja kita tidak boleh menyalakan flare apalagi menyewa tempat lain,” tambahnya.

Penyalaan flare itu terjadi pada babak kedua, tepatnya di Tribun Selatan, ketika pertandingan masih berlangsung.

Atas kejadian itu, Persija terancam denda besar dari pihak operator kompetisi Liga 1, PT Liga Indonesia Baru. (Superball)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY