Pangkostrad TNI, Letjen Edy Rahmayadi percaya diri mampu menduduki kursi Ketua Umum (Ketum) PSSI. Dia menegaskan bahwa peluangnya untuk memimpin federasi sepakbola di tanah air itu sangat besar.

Dalam Kongres Pemilihan pada 10 November mendatang di Jakarta, Edy akan bertarung dengan Panglima Jenderal (purn) TNI Moeldoko, Brigadir Jenderal (purn) Bernard Limbong, Djohar Arifin, Tonny Apriliani, Eddy Rumpoko, Erwin Aksa, Sarman El Hakim, dan Kurniawan Dwi Yulianto.

“Peluang saya menang 100 persen. Kalau saya tidak yakin menang, buat apa saya maju. Dari 107 voters, 50 + 1 saja sudah menang,” ujar Pangkostrad di Lapangan Tembak, Cilodong, Jumat (28/10).

Keyakinan Pangkostrad untuk menang dalam Kongres Pemilihan nanti bukan tak mendasar. Pasalnya, dia diusung oleh Kelompok 85 (K-85) yang diisi mayoritas voters atau pemilik suara PSSI.

Selain itu, Pangkostrad juga sudah melakukan kampanye kepada 107 voters PSSI. Pria 55 tahun ini pun yakin dukungan untuknya akan terus bertambah yang awalnya K-85 jumlahnya 85 meningkat menjadi 92 dan terakhir 96 voters.

“Saya kampanye kepada voters karena mereka yang punya suara. Kalau setelah kampanye tidak bertambah, berarti kampanyenya salah,” tutupnya.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY