Pangkostrad TNI, Letjen Edy Rahmayadi menegaskan bahwa setiap induk cabang olahraga (cabor) di Indonesia harus mampu bersinergi dengan pemerintah. Termasuk federasi sepakbola di Tanah Air, PSSI.

“Semua yang hidup di Indonesia harus bersinergi dengan pimpinan tertinggi yang ada di Indonesia, secara formal maupun secara institusional. Pemerintah yang mempunyai wewenang di Republik ini,” ujar Letjen Edy di Lapangan Tembak, Cilodong, Jumat (28/10).

Letjen Edy yang merupakan calon Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2016-2020 menilai bahwa tidak ada satupun induk cabor di Indonesia yang bisa berjalan sendiri tanpa bantuan pemerintah. Sebab, pemerintah ikut andil dalam memajukan prestasi olahraga termasuk sepakbola.

Oleh karena itu, Letjen Edy berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan pemerintah jika nantinya terpilih menjadi ketum PSSI. Meskipun PSSI berada dibawah naungan FIFA (federasi sepakbola dunia), pria 55 tahun ini berjanji akan menjalankan roda organisasi dengan bersinergi dengan peraturan di Indonesia.

“Omong kosong tanpa sinergi bisa kuat, termasuk bola kaki. Walaupun dia punya FIFA, tapi harus tetap tunduk kepada pemerintah dalam rangka pembinaan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, kerap terjadi polemik antara PSSI dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Bahkan, selalu terjadi komunikasi yang gagal karena adanya ketentuan organisasi (statuta PSSI).

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY