FIFA menunggu Indonesia bertumbuh sebagai sebuah negara besar. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Joko Driyono, yang baru terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 lewat Kongres PSSI di Hotel Mercure, Kamis (10/11).

Sosok yang masih menjabat sebagai Direktur PT Gelora Trisula Semesta dan PT Liga Indonesia terpilih bersama dengan Iwan Budianto menjadi Wakil Ketua Umum. Adapun Ketua Umum diisi oleh Edy Rahmayadi.

Sikap FIFA itu diutarakan ketika membahas soal kompetisi. Tiongkok sudah menggenjot kompetisinya, sementara India kini dibantu India Super League.

“FIFA melihat tiga negara besar, yang diharapkan tumbuh, yaitu China, India, dan Indonesia. India di-boosting sedemikian rupa oleh FIFA dan AFC,” kata Joko Driyono.

“Sebenarnya Indonesia ditunggu juga. Saat semua oke, itu adalah masa depan sepak bola kita,” tambahnya.

Di samping itu, ia juga menjelaskan hambatan yang perlu dilewati agar sepak bola Indonesia bisa tumbuh sesuai yang diinginkan FIFA.

“Indonesia sebenarnya bertengkar dengan sportainment. Tapi bukan hanya dengan olahraga, dengan basket atau MotoGP, tapi dengan sinetron, musik dan sebagainya.”

“Dalam konteks olahraga, Indonesia kejar-kejaran dengan Eropa. Itu tantangan. Saya rasa kita tidak perlu teori selangit. Beberapa negara sudah mendahului, kita bisa jadi refrensi lah,” sambung Joko Driyono.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY