Jakarta minim lapangan sepakbola atau sekedar tanah kosong untuk bermain sepakbola. Olahraga rakyat ini seolah tidak lagi dinikmati secara gratis oleh masyarakat. Terkait hal itu, salah satu calon ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) ikut memberikan sarannya, Senin (24/10/16).

Beberapa lapangan maupun stadion di Jakarta saat ini telah tergusur keberadaannya. Stadion Lebak Bulus, Stadion Menteng, dan Stadion UMS (Union Makes Strength) adalah bukti nyata hilangnya lapangan di ibu kota.

Hal itu pun mengundang keprihatinan dari salah satu calon Ketua Umum PSSI, Kurniawan Dwi Yulianto. Ia pun memberikan ide agar Indonesia mencontek apa yang dilakukan negara Asia lainnya yakni Hong Kong.

“Kita memang kendalanya di lapangan, tetapi kalau berharap lapangan besar akan repot. Harus maksimalkan fasilitas yang ada, sekecil apapun itu, misalnya seperti di Hong Kong, lapagannya dibangun di atas gedung,” ujarnya kepada INDOSPORT.

Selain itu, demi memajukan sepakbola nasional, mantan pemain Timnas Indonesia tersebut juga berkeinginan membuka Sekolah Sepak Bola (SSB). Kurniawan menyatakan bahwa ia sendiri yang akan turun langsung agar pembinaan pemain bisa dipantau secara langsung.

“Ada keinginan sih punya sekolah bola, tetapi waktunya belum tepat. Masih ada berbagai kegiatan, kalau misalnya jadi, saya pengennya bisa secara lihat dan kawal langsung,” harap mantan pemain yang dikenal dengan inisial Si Kurus itu.

Kurniawan juga menekankan pentingnya pembinaan usia dini. Ia berharap siapa pun yang akan menjadi ketua umum PSSI, harus memperhatikan pembinaan di level ini.

Pria 40 tahun itu berharap tidak ada lagi rekayasa umur di usia dini sehingga nantinya akan menciptakan Timnas yang berkualitas.

“Saya sih terpilih ataupun tidak, buat saya pembinaan usia dini itu harga mati. Siapaun nanti yang terpilih, tolonglah perhatikan dan serius untuk menjalankan pembinaan usia dini,” ujarnya.

“Untuk pembinaan usia dini itu biarkan berjalan dengan apa adanya. Jangan ada rekayasa karena nantinya akan menentukan kualitas Timnas kita,” tandas ayah empat anak itu.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY