Manahati Lestusen, Boaz Salosa dan pelatih PBFC Dargan Djukanovic menjadi sebagian pemain dan pelatih di Liga 1 yang mendapat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI.

Manahati sendiri dihukum akibat kedapatan mencekik pemain PSM Makassar, Marc Klok saat bertanding di Stadion Pakansari awal pekan lalu.

Selain itu, kapten Persipura Jayapura Boaz Salossa juga tak luput dari sanksi. Hal itu berkenaan dengan protes yang dilakukannya kepada asisten wasit dianggap terlalu berlebihan.

Sementara, pelatih Pusamania Borneo FC Dragan menjadi pelatih pertama di Liga 1 yang mendapat hukuman dari komdis PSSI.

Sanksi itu berupa larangan mendampingi tim sebanyak dua kali laga dan denda Rp10 juta.

Berikut rincian hukuman dari Komdis PSSI yang dijatuhkan untuk Liga 1 dikutip dari laman resmi PSSI:

1. Putusan Sementara terhadap pemain PS. TNI Sdr. Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar Sdr. Marc Anthony Klok.

2. Putusan Sementara terhadap pemain Mojokerto Putra Sdr. Indra Setiawan dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Sdr. Febly Gushendra.

3. Pemain Persipura Jayapura Sdr. Boaz Salossa dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 2 (dua) kali karena melakukan protes berlebihan terdapat Asisten Wasit 2.

4. Pemain Perseru Serui Sdr. Moch. Zanuri dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 5 (lima) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena menyikut pemain PSM Makassar Reinaldo Ellias Da Costa.

5. Pelatih PBFC Dragan Djukanovic dikenakan sanksi berupa larangan mendapingi tim sebanyak 2 (dua) kali dan denda 10.000.000,- karena keluar dari area teknik dan melakukan protes berlebihan terhadap wasit. (Republika)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY