Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan, bahwa dirinya tak mau jika cabang olahraga sampai dipimpin oleh sosok yang rangkap jabatan termasuk aparatur negara.

Saat ini, beberapa kandidat ketua umum PSSI merupakan sosok penting yang punya jabatan di pemerintahan negara. Sebut saja Eddy Rumpoko yang merupakan wali kota Batu atau letnan jenderal Pangkostrad Edy Rahmayadi.

Bukan tanpa alasan pria asal Jawa Timur itu melarang adanya rangkap jabatan di jajaran pengurus cabang olahraga. Imam mau pemimpin cabor, termasuk PSSI, bisa fokus sepenuhnya mengurus olahraga terkait.

“Tidak boleh, olahraga ini tidak boleh diurus setengah hati. Olahraga harus diurus sepenuh hati dengan waktu yang penuh, tidak boleh disambi karena tanggung jawabnya berat. Ke depan, kalau ada persoalan, pasti pemerintah yang disorot,” kata Imam kepada media.

“Sekarang kalau ke depan ada soal, pasti nanti pemerintah yang disorot. Padahal ada organisasi yang bertanggung jawab. Ada Pengurus Besar/Pengurus Pusat, KONI dan sebagainya. Karenanya warning pemerintah harus didengar betul,” tandasnya.

Selain dua nama di atas, terdapat beberapa kandidat ketum PSSI yang akan bersaing pada kongres pemilihan pengurus PSSI 10 November mendatang. Mereka antara lain Tonny Aprilani, Moeldoko, Djohar Arifin, Sarman, Benhard Limbong dan Kurniawan Dwi Yulianto.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY