Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) mengambil sebuah keputusan setelah mendengar kekecewaan dari para peserta Liga 1 dan Liga 2 tentang kepemimpinan wasit di sebuah pertandingan.

Hasilnya, PSSI resmi mengistirahatkan empat wasit dari Liga 1 dan satu wasit di Liga 2.

Sebelumnya ada beberapa klub terutama di Liga 1 yang terang-terangan sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit pada pertandingan selepas Hari Raya Idul Fitri yakni pekan ke 13 dan 14.

Akan tetapi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, tidak mau menyebutkan siapa nama-nama wasit yang diistirahatkan.

“Saya saja tidak bisa evaluasi karena asesor saja enggak bisa evaluasi, karena ini ada ilmu sendiri,” kata Tisha saat ditemui SuperBall.id di Kantor PSSI.

“Dari rapat mingguan ada empat yang kami non aktifkan di Liga 1 dan Liga 2 ada 1,” sambungnya.

Selain tidak bisa menyebutkan siapa nama wasit tersebut, Tisha juga masih enggan terbuka berapa lama wasit tersebut diistirahatkan.

Ketika ditanya apakah ada yang diistirahatkan sampai akhir musim, Tisha menjawab tidak.

“Saya enggak bisa bilang karena beda-beda juga periode hukumannya dan yang terpanjang ada enam pekan pertandingan,” ucap Tisha.

Alumni Institut Pertanian Bogor itu juga menambahkan bahwa pihaknya tidak bisa langsung memberikan hukuman ke setiap wasit yang dilaporkan oleh klub.

Sebab, ia harus melihat terlebih dahulu apa yang terjadi dan bagaimana sikap ke depannya.

Kata Tisha, ia lebih menginginkan mengevaluasi wasit secara berkala. Dari sana, ia akan fokus melihat apa yang terjadi di setiap pertandingan selama satu pekan.

“Kami melakukan evaluasi wasit secara berkala saya nggak bisa bilang ini proses atau hasilnya tidak, karena bahkan Indonesia bisa lebih baik dari ini,” kata Tisha.

“Tapi ini adalah pekerjaan rumah kita bersama dan ini adalah evaluasi tolong percaya itu dulu,” tutupnya. (Superball)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY