Gelandang bertahan Timnas Indonesia U-22, Asnawi Mangkualam Bahar, mendapat sanksi dari AFC. Sesuai hasil keputusan Komisi Disiplin dan Etik AFC yang bersidang pada Jumat (21/7/2017), pemain asal klub PSM Makassar itu masuk daftar pemain yang kena sanksi.Asnawi dijatuhi hukuman oleh AFC berupa larangan bermain dalam dua pertandingan serta denda 1.000 dolar AS (Rp 13,3 juta).

Hukuman itu sebagai buntut kartu merah yang diterima Asnawi kala Timnas Indonesia U-22 melawan Malaysia di laga pertama penyisihan Grup H kualifikasi Piala AFC U-22, Rabu (19/7/2017). Asnawi dianggap melakukan pelanggaran Pasal 48 Ayat 2 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Asnawi ketika menjatuhkan pergerakan pemain Malaysia, Sean EugeneSelvaraj, yang melakukan tusukan di sisi kanan pertahanan Indonesia pada menit ke-70. Wasit JarredGillett (Australia) memberikan kartu merah langsung padanya.

Seperti dilansir dari situs resmi AFC, Senin (24/7/2017), hukuman larangan bertanding sebanyak dua laga sudah dijalani Asnawi, yakni masing-masing ketika Timnas Indonesia U-22 bersua Mongolia (21/7/2017) dan Thailand (23/7/2017).

Dengan begitu, tersisa sanksi denda yang harus dibayar. Belum diketahui apakah sanksi denda itu PSSI sudah dibayar federasi sepak bola Indonesia itu atau belum.

Jika belum, AFC memberikan tenggat pada PSSI untuk melakukan pembayaran dalam tempo 30 hari sejak keputusan sanksi dijatuhkan.

AFC juga memperingatkan Asnawi, untuk tidak mengulang pelanggaran yang sama bila tidak ingin mendapat hukuman lebih berat.

Selain Asnawi Mangkualam Bahar, AFC juga menjatuhkan sanksi pada pemain Timnas Singapura U-22, dengan hukuman sama seperti yang diterima Asnawi.

Di sisi lain, rombongan Timnas Indonesia U-22 diketahui sudah tiba kembali di Tanah Air pada Senin (24/7/2017) sore ini setelah menjalani kualifikasi Piala AFC U-23 2018. Tim Garuda Muda gagal mendapat tiket tampil di putaran final yang digulirkan di China, 9-27 Januari 2018. (Bolacom)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY