Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia, Alfred Riedl, mengaku waspada dengan duel udara para pemain Filipina menjelang pertemuan kedua tim pada partai kedua Piala AFF 2016 di Philippine Sports Stadium, Bulacan, Selasa (22/10/2016).

Sebab, Filipina dinilai kerap memeragakan permainan dari sayap. Maklum, mereka didukung pemain dengan tinggi di atas rata-rata.

Di skuad asuhan Thomas Dooley, memang ada sejumlah pemain keturunan Eropa. Salah satunya yakni sang kapten, Phil Younghusband, yang memiliki tinggi 180 sentimeter.

“Filipina dan Singapura memeragakan permainan berbeda dibandingkan Thailand. Filipina sering memeragakan permainan umpan silang,” ucap Riedl setelah sesi latihan di Lapangan Sekolah Xavier, Minggu (20/11/2016).

“Sulit untuk mengatasi mereka. Namun, kami meyakini masih punya peluang. Mereka juga memiliki peluang tentunya,” tutur sang pelatih.

Gaya Filipina turut memengaruhi pemilihan penjaga gawang timnas. Sejak awal, ada dua opsi mencuat, yaitu Andritany Ardhiyasa dan Kurnia Meiga.

Meiga sempat menjadi starter saat timnas melawan Thailand, Sabtu (19/12/2016). Besar kemungkinan, Meiga tidak tergusur dari bawah mistar karena memiliki tinggi lebih menjulang.

“Meiga disiapkan untuk mengantisipasi umpan-umpan silang Filipina,” ucap pelatih penjaga gawang, Gatot Prasetyo.

Laga ini sangat menentukan peluang Indonesia untuk lolos ke semifinal. Kalau kalah, pasukan Riedl bisa saja dipastikan masuk kotak. (Kompas)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY