Timnas Indonesia boleh jadi mendapatkan keuntungan karena memiliki pemain seperti Stefano Lilipaly. Kehadiran Stefano membuat pelatih Alfred Riedl memiliki pilihan baru di lini tengah Tim Merah-Putih.

Meski bergabung paling akhir, pemain asal klub Divisi Dua Liga Belanda, SC Telstar, ini punya peluang main cukup besar. Tak dapat dimungkiri, pengalaman Stefano bergabung dengan klub di luar negeri bisa menjadi salah satu nilai plus.

Selain itu, Stefano juga memiliki kelebihan jika dibanding pemain gelandang tengah lain. Kemampuan pemain berusia 26 tahun ini bermain di beberapa posisi adalah hal yang memudahkan Alfred Riedl saat Timnas Indonesia membutuhkan perubahan formasi atau gaya main.

“Saya pernah bermain di delapan posisi dalam satu musim kompetisi. Posisi yang tak pernah saya jalani hanya bek tengah dan kiper saja. Sementara itu, posisi lainnya sudah pernah,” ujar eks pemain Utrecht, Almere (Belanda), Consadole Sapporo (Jepang) dan Persija Jakarta ini.

Selain Stefano, Timnas Indonesia saat ini punya beberapa pemain multifungsi seperti Manahati Lestusen, Rizky Pora, Andik Vermansah, atau Zulham Zamrun. Namun dari semua nama tersebut, Stefano adalah pemain multifungsi yang paling banyak bisa menempati beberapa posisi.

“Di klub sekarang, saya menjalani peran sebagai gelandang. Saya cenderung lebih senang menyerang,” kata Stefano.

Jika diturunkan pada Piala AFF 2016, Stefano Lilipaly, kemungkinan besar akan dimainkan sebagai gelandang tengah. Timnas Indonesia akan menjalani laga perdana grup A menghadapi juara bertahan Thailand, Sabtu (19/11/2016).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY