Fachrudin Aryanto adalah satu dari lima pemain senior yang dipanggil pelatih timnas Indonesia, Luis Milla. Bek Madura United (MU) itu pun siap memenuhi tugas yang diharapkan, yakni membantu para pemain U-22 untuk meningkatkan level bermainnya.

Fachrudin adalah salah satu pemain Indonesia yang bersinar di era Alfred Riedl. Kala itu, ia menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di Piala AFF 2016.

Bahkan, ia ikut menyumbang satu gol dari enam penampilan di Piala AFF 2016.

Kini, Fachrudin diharapkan bisa ikut membantu pertahanan timnas Indonesia kala melakoni dua laga uji coba pada FIFA matchday, yakni tandang melawan Kamboja, Kamis (8/6/2017), dan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6/2017).

“Saya harus berterima kasih kepada Milla karena ditunjuk sebagai salah satu pemain senior yang dipanggil. Ini agar bisa membantu adik-adik menuju SEA Games 2017. Kami sebagai pemain senior siap memberikan contoh dan manfaat untuk mereka semua,” kata Fachrudin di Hotel Ibis Style, Tangerang, Senin (5/6/2017).

Ini menjadi kali pertama Luis Milla menyertakan pemain senior dalam skuat timnas Indonesia. Sebelumnya, dalam pemusatan latihan (TC) maupun uji coba, Luis Milla selalu memakai jasa pemain U-22. Itu karena tugas utama Luis Milla adalah membentuk tim menuju SEA Games 2017.

“Saya harus tetap beradaptasi dengan pemain lain yang sudah lebih lama dengan beliau (Luis Milla). Saya juga harus cepat beradaptasi agar menyatu dalam permainan. Pemilihan pemain di lini belakang sangat bagus. Mereka masing-masing adalah tulang punggung di klub. Ini akan menjadi persaingan yang bagus,” ungkap Fachrudin.

Kamboja sendiri akan menjadi lawan uji coba keenam bagi timnas Indonesia. Sebelumnya, timnas Indonesia telah melakoni lima laga uji coba dengan rapor dua kali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah. Lawan Kamboja juga menjadi kali pertama timnas Indonesia bermain di luar negeri. (Liputan 6)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY