Dua mantan pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri dan Eduward Tjong, optimistis skuat Garuda mampu mengatasi Vietnam, dan melangkah ke partai puncak AFF Suzuki Cup 2016.

Timnas senior melaju ke semi-final setelah mendapatkan masing satu kemenangan, imbang, dan kalah. Sedangkan Vietnam menjuarai Grup B lewat tiga kemenangan. Indra tetap yakin Indonesia bisa meraih kemenangan, namun berharap masyarakat tidak menaruh ekspektasi berlebihan.

“Melihat penampilan timnas, lolos ke semi-final sebenarnya sudah sebuah prestasi yang cukup bagus, mengingat waktu persiapan, serta persepakbolaan kita yang sempat vakum sebelumnya,” ujar pembesut Bali United FC ini.

“Tapi saya mohon agar semuanya dapat bersikap realistis dengan capaian timnas. Sebab, dengan persiapan yang serba minim, pemain yang dipanggil dibatasi dua orang setiap klub, serta kondisi sepakbola kita yang sempat vakum, jangan paksakan ekspektasi berlebihan.”

“Vietnam boleh tak terkalahkan di tiga babak penyisihan dengan mengandalkan permainan cepat, tapi saya kira timnas masih punya kans mengimbangi, bahkan mengalahkan Vietnam. Kuncinya, semua mau bekerja keras.”

Hal senada diungkapkan Eduward. Juru taktik Persegres Gresik United ini menilai pertemuan leg pertama di Stadion Pakansari, Bogor, akhir pekan ini bakal menjadi kunci langkah timnas senior di AFF Suzuki Cup 2016.

“Laga leg pertama harus bisa dimanfaatkan timnas untuk sebisa mungkin menang dengan skor besar, meski butuh kerja keras para pemain, dan tidak mudah untuk dilakukan,” kata Edu, sapaan Eduward.

“Sebab menang di kandang sendiri, apalagi dengan margin besar, sudah tentu akan meringankan beban saat menjalani laga away di leg kedua. Sebab, Vietnam juga pasti akan main ngotot saat di kandangnya sendiri.”

Edu juga menganggap dua laga uji coba sebelumnya tak bisa menjadi patokan. Pada pertemuan pertama di Sleman, timnas senior bermain imbang 2-2. Namun saat bermain di Hanoi, tim Merah Putih dibekap 3-2.

“Kemarin kan sifatnya uji coba, jadi tidak bisa dijadikan patokan. Saya yakin, baik timnas maupun Vietnam tidak mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya saat itu, sehingga pertandingan semi-final nanti pasti akan beda,” pungkasnya. (Goal)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY