Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 telah menentukan lima pemain senior yang bakal dibawa pada dua laga uji coba dalam waktu dekat. Bulan depan, Skuat Garuda bakal menghadapi Kamboja dan Puerto Rico.

Pertama, Timnas akan melawat ke Phnom Penh untuk melawan tuan rumah Kamboja pada 8 Juni mendatang. Selang lima hari kemudian, Skuat Garuda bakal menjamu Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Pertandingan uji coba tersebut masuk ke dalam agenda FIFA. Oleh sebab itu, Timnas membutuhkan lima pemain senior untuk diformulakan bersama penggawa U-22.

Kelima pemain tersebut ialah Kurnia Meiga (Arema FC), Fahcrudin Aryanto (Madura United), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Stefano Lilipaly (SC Cambuur, Belanda), dan Irfan Bachdim (Bali United). Meski belum dirilis secara resmi, Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin membenarkan nama-nama tersebut.

“Iya benar. Ini sedang menunggu surat pemanggilan untuk kelima pemain itu ditandatangani PSSI,” ungkap Hanif saat dihubungi INDOSPORT, Selasa, (30/05/17).

Hanif menjelaskan, kelima pemain tersebut telah memenuhi syarat pelatih Luis Milla Aspas untuk membantu meningkatkan permainan Skuat Garuda. Pria asal Payakumbuh itu menerangkan bahwa sedikitnya ada empat indikator yang mempengaruhi pemanggilan pemain senior oleh Milla.

“Ada empat alasan. Pertama, variasi permainan. Kedua, membagi pengalaman dari pemain senior ke U-22. Ketiga, untuk mengejar poin dalam ranking FIFA. Terakhir, ada beberapa pemain U-22 yang cedera,” jelas Hanif.

Kelima pemain senior yang dipanggil bukan nama baru untuk Timnas. Kecuali Bachdim yang dicoret karena cedera, empat pemain tersebut bahu-membahu membawa Skuat Garuda menembus partai final Piala AFF 2016 walau pada akhirnya kandas di tangan Thailand. (Indosport)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY