Sempat dua kali unggul atas Vietnam, timnas Indonesia akhirnya menelan kekalahan. Pelatih tim ‘Merah-Putih’, Alfred Riedl, mengungkapkan alasannya.

Di laga yang digelar di Nation Stadium, Hanoi, Selasa (8/11/2016) malam WIB, Indonesia lebih dulu memimpin melalui Boaz Salossa saat pertandingan berjalan 31 menit. Vietnam berhasil menyamakan kedudukan melalui Le Cong Vihn sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia kembali bisa lebih dulu memimpin. Kali ini melalui eksekusi penalti Irfan Bachdim. Sebelumnya, pemain bertahan Vietnam melalukan handball di kotak 16 meter.

Namun demikian, Indonesia gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Vietnam mampu bangkit dan melesakkan dua gol balasan melalui Nguyen Cong Phuong pada menit 70 dan Nguyen Van Toan, delapan menit sebelum laga tuntas.

“Ini pertandingan yang cepat, kami saling jual beli serangan. Seperti yang saya katakan di konfrensi pers sebelum pertandingan, Vietnam cukup kuat dan punya daya juang yang tinggi,” ujar Riedl usai laga.

“Timnas bukan tidak bermain baik, hanya tekanan Vietnam di 15 menit terakhir membuat sedikit kesulitan dan Vietnam mampu memanfaatkan itu,” imbuh pelatih asal Austria itu.

Setelah berujicoba melawan Vietnam, timnas akan kembali ke Indonesia untuk meneruskan persiapan Piala AFF 2016. Di sisa waktu yang ada, pelatih asal Austria ini bakal fokus memperbaiki kelemahan-kelemahan timnya.

“Semoga cukup waktu tersebut untuk memperbaikinya. Yang pasti di pertandingan ini, kedua tim menampilkan kualitas yang lebih baik dibanding waktu di Yogyakarta,” kata Riedl.

Sebelum laga ini, Indonesia dan Vietnam pernah beruji coba pada 9 Oktober lalu. Pada laga yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, skor akhirnya imbang 2-2.

Dengan hasil ini, Indonesia tak pernah menang dalam tiga laga ujicoba terakhir, di laga sebelumnya, skuat Garuda bermain imbang 0-0 melawan Myanmar. (Detik)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY