Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Luis Milla, mengakui ada koneksi kuat antara timnya dengan Timnas Indonesia U-19 yang diasuh Indra Sjafri. Hal ini dikatakan usai kemenangan timnas U-19 atas Patriot FC 2-0 pada Jumat (27/4/2017).

Luis Milla hadir tak sendiri dalam laga ujicoba perdana timnas ini. Dia didampingi asistennya yakni pelatih kiper Eduardo Perez serta pelatih fisik timnas, Miguel Gandia. Selain itu, Direktur Teknik PSSI Danurwindo serta Fany Iriawan selaku Deputi Sekjen Bidang Sepakbola PSSI juga ikut hadir.

“Saya sangat senang sekali, karena melihat pola permainan yang diterapkan oleh timnas U-19 hampir mirip dengan pola permainan yang kami terapkan di U-22. Jadi untuk pembangunan sepakbola ke depannya bisa lebih baik lagi,” ucap Luis Milla.

Dua gol kemenangan timnas dicetak oleh Hanif Sagara dan Egy Maulana pada babak pertama. Bila Hanif mencetak gol dari luar kotak penalti, Egy justru lebih dulu mengacak-acak pertahanan lawan sendirian sebelum melakukan shooting jarak dekat.

Sama seperti timnas U-22, Indra Sjafri juga memakai formasi 4-3-3. Indra menurunkan tiga penyerang sebagai starter pada laga tadi di Stadion Patriot, Bekasi yakni winger Egy Maulana dan Aulia Hidayat serta Hanif Sagara di tengah.

“Saya tidak akan memberi tahu siapa pemain yang saya suka. Tapi yang pasti adalah pola permainan di timnas U-19 ini saya suka semua,” ucap Luis Milla.

“Pemain ada yang bagus, saya dan coach Indra punya hubungan yang baik, punya koneksi baik. Kami sering diskusi bersama dan sering berbagi informasi,” kata mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini. (liputan 6)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY