Timnas U-22 menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali. Transisi permainan adalah fokus yang ingin dibenahi Luis Milla.

Asisten Pelatih Timnas U-22, Bima Sakti menjelaskan, selama di Bali mereka akan melakoni dua kali ujicoba. “Kita akan ujicoba dengan Persewangi Banyuwangi dan Bali United,” kata Bima Sakti di Gianyar, Bali, Selasa (23/5/2017).

Menurut dia, uji coba itu dimaksudkan untuk memperbaiki kekurangan tim. Soal ujicoba sendiri biasa dilakukan oleh Timnas U-22. Bima sakti mencontohkan sebelum bertolak ke Bali, mereka juga menggelar latih tanding dengan Persita Tangerang.

“Kenapa pilih (TC) di Bali, karena dapat beruji coba dengan Bali United. Ujicoba itu sebetulnya kita latihan bersama saja, seperti yang terakhir di Karawaci kita ujicoba dengan Persita Tangerang. Lawan Bali United kita ingin fokus pada perbaikan tim. Nanti semua pemain akan dicoba 45 menit,” ujar Bima Sakti.

“Kita juga akan berujicoba dengan Persewangi Banyuwangi, karena kebetulan dia ada di sini. Sekarang sulit cari tim untuk latih tanding. Mereka beberapa ada yang persiapan untuk pertandingan atau baru selesai pertandingan, waktu juga sangat mepet,” ucapnya.

Mengenai kerangka tim, Bima Sakti meyakinkan jika Luis Milla Sudah mengantonginya. Yang dilakukan sekarang adalah memadukan beberapa posisi pemain.

“Kerangka tim saya kira pelatih sudah punya, tinggal memadukan beberapa posisi pemain yang dibutuhkan,” ujarnya. Selama ini, Bima menjelaskan jika Luis Milla telah memanggil 45 pemain dari berbagai klub.

“Sekarang tinggal tersisa 29 pemain. Pasti semua pemain punya peluang dan kans yang sama untuk masuk dalam tim. Kalau perombakan lagi kita belum tahu,” ujarnya.

Setelah TC di Bali, Bima menjelaskan jika skuat Timnas U-22 akan bertolak ke Kamboja untuk berujicoba. “Setelah ini kita akan berujicoba di Kamboja tanggal 8 Juni, kemudian balik tanggal 13 Juni kita akan ujicoba dengan Puerto Rico di Sleman,” tuturnya. (Liputan 6)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY