Timnas Indonesia U-22 akan melakoni dua laga uji coba internasional melawan tuan rumah Kamboja dan menjamu Puerto Rico pada Juni 2017.

Tim asuhan Luis Milla itu terlebih dahulu akan melawan Kamboja di Stadion Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Kamis (8/6/2017).

Selanjutnya skuat Garuda Muda itu akan menjamu Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (13/6/2017).

Sebanyak dua pertandingan uji coba tersebut tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat Indonesia bisa disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional.

Namun tampaknya hanya pertandingan kontra Puerto Rico yang akan disiarkan secara langsung.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Hubungan Internasional dan Media PSSI, Hanif Thamrin, saat dihubungi SuperBall.id, Selasa (30/5/2017).

Kata Hanif, untuk pertandingan melawan Puerto Rico akan disiarkan oleh MNC TV.

“Kita kan masih punya hutang sama MNC TV, jadi ya pertandingan melawan Puerto Rico akan disiarkan oleh mereka,” kata Hanif.

Lebih lanjut Hanif juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada televisi nasional yang akan mengambil hak siar pertandingan Kamboja kontra Timnas Indonesia U-22.

Sebab, pertandingan tersebut berlangsung di Kamboja dan hak siar itu milik stasiun televisi di sana.

Jika memang ada stasiun televisi Indonesia yang ingin menyiarkan pertandingan tersebut, maka stasiun televisi itu harus berkomunikasi dengan stasiun televisi di Kamboja.

PSSI juga berjanji akan membantu stasiun televisi Indonesia bila benar ingin menayangkan pertandingan tersebut.

“Itu kan pertandingan away, jadi milik stasiun televisi di sana,” kata Hanif.

“Kalau stasiun televisi kita mau, mereka harus hubungi pihak sana karena itu kan rekaman pertandingan dan PSSI siap memfasilitasi komunikasi dengan federasi sepak bola Kamboja tetapi kami tidak punya wewenang sama sekali,” sambungnya.

Untuk pertandingan kontra Kamboja, Luis Milla membawa 22 nama pemain dan akan berangkat tanggal 5 Juni 2017.

Dari daftar pemain tersebut terdapat lima nama pemain senior yakni Kurnia Meiga, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly, Bayu Pradana, dan Fachruddin Aryanto. (Tribunnews)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY