Timnas Indonesia kembali melakukan pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai persiapan mengikuti Piala AFF 2016. Kali ini skuat Merah Putih tersebut memilih Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci sebagai tempat pelatnas.

Sebelumnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan sudah dua kali menjalani pelatnas di tempat berbeda, yakni Solo dan Sleman. Para pemain yang dipanggil menjalani program latihan yang telah disiapkan mulai dari fisik, hingga taktik.

Menurut pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl tidak ada program baru yang dipakai untuk pelatnas Karawaci. Ia mengatakan sengaja melakukan hal tersebut agar para pemain paham dengan strategi yang bakal diterapkannya di turnamen sepakbola terbesar di kawasan Asian Tenggara ini.

Dalam latihannya pria berpaspor Austria tersebut lebih banyak menginstruksikan anak asuhannya bermain cepat dengan satu dua sentuhan saja. Selain itu, ia juga tak lupa menggenjot fisik para pemain setiap kali menjalani latihan yang digelar dua kali sehari.

Tentunya ini bisa membuat pemain menjadi jengah akibat program tidak adanya program yang baru. Namun, menurut bek Persib Bandung, Rudolof Yanto Basna menuturkan hal tersebut tak masalah karena memang itu merupakan tugas yang mesti diikuti.

“Ya saya tidak masalah dengan program latihan yang itu-itu saja. Karena hal ini sudah disiapkan oleh coach Riedl. Kami jadi tinggal menjalankan latihan saja,” kata Basna kepada Goal Indonesia, di Hotel Yasmin, Tangerang, Sabtu (29/10).

Pernyataan yang dilontarkan Basna pun diamini Septian David Maulana. Pemain berusia 20 tahun tersebut menyatakan kalau sejauh ini dirinya merasa nyaman dengan program latihan yang ada di timnas Indonesia, karena hanya jaraknya yang pendek.

“Mungkin waktu pelatnas yang singkat jadi saya merasa tidak bosan dengan program latihan yang ada. Selain itu, tempat pelatnas yang berubah-berubah membuat saya enak mengikuti latihan,” ujarnya.

Sementara itu, kiper Pusamania Borneo FC (PBFC) Dian Agus Prasetyo mengatakan mendukung langkah yang dilakukan Riedl. Sebab ia menilai para pemain akan terbiasa dengan strategi yang akan dipakai oleh timnas Indonesia pada Piala AFF nanti.

“Saya tidak masalah dengan program latihan di timnas Indonesia. Saya merasa ini merupakan hal biasa yang dilakukan oleh seorang pelatih karena ingin yang terbaik untuk para pemainnya,” ucapnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY