Striker Timnas Indonesia U-22, Ezra Walian, mengalami sakit dan terancam tak bisa mengikuti SEA Games 2017. Bahkan dokter Timnas U-22 Syarif Alwi Marupey pun pesimistis dengan kans keikutsertaan Ezra ke ajang tersebut.

Menurut Syarif, penyembuhan Ezra dari serangan bakteri Salmonella yang sampai menyebabkan radang sendi (arthritis) lutut membutuhkan waktu lama. “Tidak mungkin bisa, terlalu riskan dia tampil di SEA Games,” ujar Syarif seperti dikutip dari Antaranews.com, Rabu (5/7/2017).

Dokter yang akrab disapa Papi itu melanjutkan, penyakit yang menyerang Ezra termasuk parah karena sudah menjalar sampai lutut. Menurut Syarif, kalau seandainya “hanya” terserang tipus, sebagai penyakit umum karena Salmonella, Ezra bisa sembuh hanya dalam waktu satu sampai dua pekan.

Dia mengungkapkan Ezra Walian datang ke Jakarta sudah dalam kondisi demam yang naik turun dan terpincang-pincang. Tim dokter yang melakukan pemeriksaan kemudian memutuskan agar Ezra tidak latihan dan memulihkan diri ke Belanda.

Setelah dilakukan pengambilan dan pemeriksaan cairan sendi di Negeri Kincir Angin itu, ternyata ditemukan bakteri Salmonella di lutut Ezra. Dalam prosesnya diketahui bahwa ternyata Ezra sudah panas tinggi dan mengalami gangguan di organ pencernaan sejak di Belanda sebelum bergabung dengan timnas asuhan Luis Milla.

“Dia sempat mengigau ketika menjalani pengobatan pertama di Belanda. Saya tidak tahu mengapa dia masih datang ke Indonesia setelah itu,” tutur dia,
Syarief menginformasikan bahwa saat ini Ezra ditangani oleh dokter penyakit dalam di Belanda dan diwajibkan untuk mengonsumsi obat anti-bakteri berupa tablet secara rutin. Selain itu, asupan vitamin C pun diberikan untuk menambah daya tahan tubuh.

“Vitamin C itu bukan untuk menyembuhkan, hanya pendukung daya tahan tubuh. Semua catatan pengobatan Ezra Walian dikirimkan ke saya,” ujar Syarief.

Di sisi lain, 23 pemain yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2017, Malaysia, baru ditentukan pada 10 Juli 2017 mendatang. Pengumuman itu dilakukan usai Timnas U-22 mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali yang digelar pada 30 Juni-10 Juli 2017. (Solopos)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY